Belief in Allah (One God)

- Stage One Module One

Kamil — Teks Tajhiz Jenazah

أُصَلِّي عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةٍ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى (Usolli 'ala hazihil-mayyitatih arba'a takbiratin farda kifayatin ma'muman lillahi ta'ala) "Sahaja aku solat ke atas jenazah wanita ini empat takbir fardu kifayah menjadi makmum kerana Allah Taala." Kedudukan Imam

Teks tajhiz jenazah kamil di atas bisa menjadi panduan praktis bagi siapa pun yang mendapati kewajiban ini. Salin, cetak (naskah digital), dan ajarkan kepada tetangga atau takmir masjid setempat. Semoga Allah memberi kita taufiq untuk mengurus jenazah keluarga dan kaum Muslimin dengan sempurna.

Angkat sedikit dada jenazah, tekan perutnya perlahan-lahan untuk mengeluarkan sisa kotoran. Bersihkan qubul dan dubur menggunakan sarung tangan atau kain bersih. teks tajhiz jenazah kamil

Memahami teks dan tata cara ini bukan hanya tugas bagi petugas amil atau "Modin", tetapi merupakan ilmu penting bagi setiap Muslim agar dapat memberikan penghormatan terakhir yang terbaik bagi keluarga atau kerabat yang wafat. 1. Tahapan Memandikan Jenazah (Al-Ghusl)

Sebagian ulama menganjurkan adzan sebelum tanah ditutup. Ikat ujung kepala

Siram air bersih ke seluruh tubuh, dimulai dari sebelah kanan, kemudian sebelah kiri. Gunakan air sabun atau air daun bidara pada siraman awal.

Letakkan kapas pada bahagian berongga (mata, telinga, hidung, mulut) dan tempat sujud (dahi, telapak tangan, lutut, hujung jari kaki). dan kaki dengan tali kafan

“I intend to bury this deceased in this grave as a burial for the sake of Allah Ta‘ala.”

Would you like this same guide in a printable booklet format or translated into Malay/Indonesian?

Ikat ujung kepala, perut, lutut, dan kaki dengan tali kafan, disimpul di sebelah kiri. 4. Menshalati Jenazah (Ash-Shalah)

teks tajhiz jenazah kamil